Postingan

Pentingnya Fasilitas dalam Proses Pembelajaran

 Afinda Dahliyanti Putri 140621100017 Abstrak: Pendidikan menjadi sarana paling efektif untuk meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesejahteraan masyarakat serta dapat mencapai kemakmuran. Fasilitas sekolah merupakan sarana dan prasarana yang harus sekolah miliki yang bertujuan agar mutu pendidikan juga dapat meningkat seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih. Dari pendapat para ahli dapat dirumuskan bahwa fasilitas dalam dunia pendidikan berarti segala sesuatu yang bersifat fisik dan material, yang dapat memudahkan terselenggaranya proses belajar mengajar. Fasilitas sekolah meliputi dua aspek yang sangat penting yakni Sarana dan Prasarana. Fasilitas merupakan kebutuhan siswa yang berperan penting dalam proses belajar mengajar untuk memajukan mutu pendidikan di dalam sebuah negara sehingga pendidikan dapat berkualitas dan berintegritas tinggi. Fasilitas juga sangat dibutuhkan peserta didik untuk mengembangkan potensinya sehingga terealis...

Negeriku Sakit Puisi

NEGERIKU SAKIT karya: Afinda Dahliyanti Putri Tengoklah Negeri kita tercinta.. Telah lama kita merdeka dari kecaman teror MER..DE..KA.. menggema dimana-mana Merdeka dari penjajah namun kini terjajah oleh diri Sepertinya jiwa ini sakit Sakit oleh kesenangan duniawi Negeri ini juga sedang sakit rupanya Lihatlah.. Negeri yang haus akan keadilan Lapar akan nikmatnya kesejahteraan                         Teringat sebuah jati diri negeri yang masih dihormati                         Jati diri itulah yang melambangkan negeri kita                         Jati diri yang hanya terucap oleh kata      ...

Analisis Unsur ekstrinsik Wacana pada novel Rantau 1 Muara bab Daster Macan

Nama    : Afinda Dahliyanti Putri NIM     : 140621100017 Kelas    : PBSI 5-A Analisis Unsur Eksternal Wacana Pada Novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi 1.       Implikatur, merupakan ujaran yang menyiratkan sesuatu yang berbeda dengan yang diucapkan (maksud/keinginan) yang disampaikan oleh penutur. Misalnya pada bab 1 dengan sub judul Daster Macan adalah berikut ini; “Aku tancapkan kunci dan kuakkan pintu tergesa-gesa. Macet. Tidak beringsut. Hanya anak-anak kunci lain yang begoyang berdenting-denting” (Fuadi, 2014:1) Pada kutipan di atas, termasuk implikatur karena tokoh aku yang terdapat di dalam novel tersebut dapat di maksudkan adalah penulis itu sendiri. Kemudian kata macet dan tidak beringsut pada kutipan di atas dimaksudkan penulis] bahwa pintu yang sedang dibuka tersebut sulit untuk dibuka sehingga yang ada hanyalah dentingan kunci yang lain. “Karena malas pindah-pindah seperti kucing   beran...